Di Pinggir Sawah, Bupati Takalar Bincang Hangat Bersama Petani di Polut

Takalar,15menit.com – Mohammad Firdaus Daeng Manye kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung sektor pertanian dengan turun langsung ke area persawahan di Kecamatan Polongbangkeng Utara (Polut), Kabupaten Takalar.

Didampingi Kepala Dinas Pertanian Parawangsa serta Camat Polut, Bupati Takalar hadir di tengah para petani untuk melihat langsung kondisi pertanian sekaligus mendengar berbagai aspirasi dan keluhan masyarakat tani.

Suasana penuh keakraban terlihat saat Daeng Manye berbincang santai bersama petani di pinggir sawah. Kehadiran orang nomor satu di Takalar itu menjadi bentuk nyata bahwa pemerintah hadir di tengah masyarakat, khususnya bagi para petani yang menjadi tulang punggung ketahanan pangan daerah.

“Pemerintah harus hadir dan mendengar langsung apa yang menjadi kebutuhan masyarakat, terutama petani. Karena pertanian adalah salah satu kekuatan utama Kabupaten Takalar,” ujar Daeng Manye.

Dalam dialog tersebut, Bupati Takalar menanyakan kondisi musim tanam, ketersediaan pupuk, pengairan hingga hasil panen petani. Dari hasil pemantauan, beberapa wilayah seperti Kecamatan Galesong dan Polut diketahui mampu melakukan panen padi hingga tiga kali dalam setahun.

“Setelah kami tanyakan, Alhamdulillah beberapa kecamatan seperti Galesong dan Polut bisa panen tiga kali dalam setahun. Ini patut kita syukuri dan terus kita tingkatkan,” katanya.

Tak hanya itu, Daeng Manye juga berbincang langsung dengan salah satu petani bernama Daeng Lau. Ia mengapresiasi perjuangan Daeng Lau yang mampu membesarkan dan menyukseskan anak-anaknya dari hasil bertani.

“Ini contoh petani yang berhasil. Dari hasil sawah, anak-anaknya bisa sukses, ada yang jadi tentara, bidan dan perawat. Artinya pertanian mampu mengangkat kesejahteraan keluarga jika dikelola dengan baik,” tambahnya.

Bupati Takalar menegaskan, Pemerintah Kabupaten Takalar akan terus berupaya memberikan perhatian kepada petani melalui dukungan sarana pertanian, perbaikan irigasi hingga pendampingan agar hasil pertanian semakin meningkat.

Kehadiran Bupati Takalar di tengah persawahan pun mendapat sambutan hangat dari para petani. Mereka merasa diperhatikan karena pemerintah turun langsung melihat kondisi di lapangan dan mendengar aspirasi masyarakat tanpa sekat.

(Difkah)