Takalar Tertinggi Se-Indonesia! Realisasi Pendapatan APBD Capai 45 Persen, Mendagri Apresiasi Daeng Manye

Takalar Tertinggi Se-Indonesia! Realisasi Pendapatan APBD Capai 45 Persen, Mendagri Apresiasi Daeng Manye

TAKALAR,15menit.com –  Pemerintah Kabupaten Takalar di bawah kepemimpinan Bupati Mohammad Firdaus Daeng Manye kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional.

Hingga awal Maret 2026, realisasi pendapatan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Takalar tercatat sebagai yang tertinggi di Indonesia dengan capaian mencapai 45 persen.

Apresiasi atas capaian tersebut disampaikan Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi yang digelar secara virtual bersama seluruh kepala daerah se-Indonesia pada Senin, 9 Maret 2026.

Dalam forum tersebut, Mendagri menilai kinerja Pemerintah Kabupaten Takalar patut diapresiasi karena mampu merealisasikan pendapatan daerah secara signifikan, sementara tahun anggaran 2026 baru memasuki triwulan pertama.

Keberhasilan ini dinilai tidak lepas dari kepemimpinan Bupati Takalar, Mohammad Firdaus Daeng Manye, yang dinilai mampu mendorong optimalisasi pendapatan daerah sekaligus memperkuat tata kelola keuangan daerah secara efektif.

Bupati Takalar Mohammad Firdaus Daeng Manye menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Takalar dalam mengoptimalkan berbagai sumber pendapatan daerah, baik yang berasal dari transfer pemerintah pusat maupun dari Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Menurutnya, realisasi pendapatan yang tinggi sejak awal tahun ini menjadi indikator positif bagi pelaksanaan berbagai program pembangunan di Kabupaten Takalar sepanjang tahun anggaran 2026.

“Ini adalah hasil kerja kolektif seluruh perangkat daerah. Kami terus mendorong percepatan kinerja pengelolaan keuangan agar program pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan maksimal,” ujar Daeng Manye.

Pemerintah Kabupaten Takalar juga berkomitmen mempertahankan kinerja positif tersebut, sekaligus memastikan anggaran daerah dimanfaatkan secara efektif, transparan, dan tepat sasaran guna mendukung pembangunan daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

(Difkah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *