MAKASSAR ,15menit.com– Bupati Takalar, Ir. H. Mohammad Firdaus Daeng Manye, menghadiri kegiatan Peningkatan Kapasitas Pengurus Tim Penggerak PKK Kabupaten Takalar serta Ketua TP PKK Kecamatan, Desa dan Kelurahan se-Kabupaten Takalar, Kamis (6/8/2026).
Kegiatan tersebut berlangsung di lantai dua Hotel Mercure Makassar Nexa Pettarani, Jalan AP Pettarani No. 4, Kelurahan Gunung Sari, Kecamatan Rappocini, Kota Makassar.
Ratusan peserta mengikuti kegiatan yang dihadiri pengurus Tim Penggerak PKK mulai dari tingkat kabupaten, kecamatan, desa hingga kelurahan.
Daeng Manye hadir mengenakan kemeja putih yang dipadukan dengan celana hitam. Ia didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Takalar, Dewi Sri Ekowati Firdaus, yang mengenakan seragam batik PKK.
Turut hadir Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Takalar, Andi Rijal Mustamin, serta istri Wakil Bupati Takalar, Fadillah Fahriana.
Dalam kepengurusan TP PKK Kabupaten Takalar, Fadillah Fahriana dipercaya menjabat sebagai Ketua Bidang I Pembinaan Karakter Keluarga.
Menariknya, sebelum menyampaikan sambutan, Daeng Manye terlebih dahulu melakukan absensi terhadap para pengurus PKK dari setiap kecamatan.
Ia meminta masing-masing ketua menyampaikan jumlah anggota yang hadir sekaligus menjelaskan alasan bagi peserta yang tidak hadir.
Menurut Daeng Manye, langkah tersebut dilakukan untuk mengetahui tingkat keaktifan para pengurus dalam mengikuti kegiatan organisasi, khususnya agenda peningkatan kapasitas.
«“Saya sengaja absen tadi supaya saya tahu ibu-ibunya siapa saja dan saya ingin melihat tingkat kehadirannya,” kata Daeng Manye.»
Ia menegaskan, kehadiran para pengurus tidak sekadar persoalan administrasi, tetapi menjadi bagian penting dalam memastikan roda organisasi PKK berjalan secara aktif.
Daeng Manye juga meminta seluruh pengurus mengikuti kegiatan dengan serius dan memahami setiap materi yang diberikan.
Pasalnya, menurut dia, TP PKK memiliki peran strategis dalam pembangunan, khususnya dalam memperkuat ketahanan keluarga dan meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat.
“Semua harus memahami materi yang diberikan. PKK ini punya peran besar dalam pembangunan keluarga,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Daeng Manye juga menyinggung pentingnya peran seorang istri dalam mendukung keberhasilan suami.
Ia mengatakan, keberhasilan seorang laki-laki dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab tidak terlepas dari dukungan keluarga, terutama istri yang menjadi pendamping sekaligus pengingat.
“Tidak ada laki-laki yang hebat, di belakangnya biasanya ada istri yang hebat,” kata Daeng Manye.
Pernyataan tersebut disampaikan sebagai penegasan bahwa keluarga merupakan fondasi penting dalam membangun pribadi yang kuat, termasuk dalam menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat.
Melalui kegiatan peningkatan kapasitas ini, TP PKK Kabupaten Takalar diharapkan semakin solid dan mampu meningkatkan kualitas program serta kontribusinya dalam mendukung pembangunan daerah.
Penguatan kapasitas pengurus juga dinilai penting agar program-program PKK dapat berjalan secara efektif hingga ke tingkat desa dan kelurahan, serta memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
(Difkah)












