TAKALAR,15menit.com— Dampak musim kering mulai dirasakan masyarakat di sejumlah wilayah Kabupaten Takalar. Keterbatasan sumber air membuat warga harus mencari cara untuk memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari.
Di tengah kondisi tersebut, Pemerintah Kabupaten Takalar bergerak memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak. Salah satunya melalui pendistribusian air bersih ke Dusun Boddia, Desa Bontoparan, Kecamatan Laikang, Kabupaten Takalar.
Kehadiran bantuan air bersih tersebut disambut antusias oleh masyarakat. Ucapan syukur dan terima kasih pun disampaikan warga kepada Bupati Takalar Mohammad Firdaus Daeng Manye atas perhatian pemerintah daerah terhadap kondisi yang mereka hadapi.
Dari pantauan awak media, Selasa (11/8/2026) sekitar pukul 10.00 WITA, warga terlihat berdatangan membawa berbagai wadah untuk menampung air bersih. Baskom, ember hingga jerigen berkapasitas sekitar 20 liter tampak dibawa warga menuju lokasi pendistribusian.
Mereka rela menunggu giliran untuk mendapatkan air yang sangat dibutuhkan bagi keperluan rumah tangga.
Bagi masyarakat Bontoparan, bantuan tersebut bukan sekadar distribusi air. Di tengah kondisi sumber air yang mulai terbatas, pasokan air bersih menjadi kebutuhan penting untuk memenuhi aktivitas sehari-hari.
“Terima kasih kepada Bapak Bupati Takalar yang sudah memperhatikan masyarakat dan memberikan bantuan air bersih. Bantuan ini sangat membantu kami,” ungkap salah seorang warga.
Warga berharap pendistribusian air bersih dapat terus dilakukan selama kondisi kekeringan masih berlangsung, sehingga masyarakat tidak terlalu kesulitan mendapatkan air untuk kebutuhan keluarga.
Didampingi Camat dan Kapolsek
Pendistribusian air bersih di Dusun Boddia, Desa Bontoparan, turut didampingi langsung oleh Camat Mangara Bombang Marwan bersama Kapolsek Mangara Bombang.
Pendampingan tersebut dilakukan untuk memastikan proses penyaluran berlangsung tertib dan bantuan dapat diterima masyarakat dengan baik.
Pendistribusian air bersih ini merupakan tindak lanjut dari instruksi dan arahan Bupati Takalar Mohammad Firdaus Daeng Manye kepada PMI Kabupaten Takalar untuk bergerak membantu masyarakat yang berada di wilayah terdampak kekeringan.
Bantuan dilakukan secara bertahap dengan menyasar wilayah yang membutuhkan.
Hingga saat ini, sedikitnya tiga desa di Kecamatan Laukang telah mendapatkan pendistribusian air bersih, yakni Desa Laikang, Desa Pattopakang dan Desa Bontoparan.
Langkah tersebut menunjukkan respons pemerintah daerah terhadap persoalan yang langsung dirasakan masyarakat.
Bukan hanya hadir melalui kebijakan, pemerintah bersama PMI juga turun memberikan bantuan secara langsung ke tengah masyarakat yang membutuhkan.
Bagi warga Bontoparan, kedatangan air bersih menjadi kabar baik di tengah kondisi sumber air yang semakin terbatas. Setiap wadah yang mereka bawa pulang menjadi bekal penting untuk memenuhi kebutuhan keluarga.
Pemerintah Kabupaten Takalar bersama PMI diharapkan terus melakukan pemantauan terhadap wilayah yang mengalami kekeringan, sehingga pendistribusian air bersih dapat dilakukan secara cepat dan tepat sasaran.
Gerak cepat tersebut menjadi bentuk nyata kepedulian Pemkab Takalar dan PMI dalam memastikan masyarakat tetap mendapatkan akses air bersih di tengah kondisi musim kering.
(*)












