TAKALAR,15menit.com — Perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 di Kabupaten Takalar berlangsung khidmat, penuh semangat nasionalisme dan diwarnai suasana keakraban antara pimpinan daerah dengan peserta upacara.
Upacara pengibaran Sang Saka Merah Putih digelar di Lapangan Makkatang Dg Sibali, Kabupaten Takalar, Senin (17/8/2026). Bupati Takalar Mohammad Firdaus Daeng Manye bertindak sebagai Pembina Upacara, sementara Ketua DPRD Takalar H. Muhammad Rijal dipercaya membacakan Naskah Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia.
Sejak awal pelaksanaan upacara, suasana berlangsung penuh khidmat. Seluruh peserta berdiri tegap mengikuti setiap tahapan upacara, terlebih saat Sang Merah Putih perlahan dikibarkan oleh Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya.
Namun, suasana berbeda terlihat setelah prosesi pengibaran bendera selesai.
Bupati Daeng Manye tidak langsung meninggalkan lapangan. Ia justru turun dari tempat upacara dan berkeliling menyapa langsung para peserta, mulai dari pelajar tingkat SD, SMP, SMA hingga peserta dari unsur TNI dan Polri.
Langkah sederhana tersebut sontak menciptakan suasana hangat di tengah lapangan. Bupati tampak menyempatkan diri bersalaman, menyapa dan berinteraksi dengan peserta upacara sebelum meninggalkan lokasi.
Momen itu menjadi warna tersendiri dalam peringatan HUT RI ke-81 di Takalar.
Di tengah suasana pemerintahan yang terus mendorong perubahan dan percepatan pembangunan, sikap Daeng Manye yang memilih turun langsung menyapa masyarakat dan peserta upacara memperlihatkan pendekatan kepemimpinan yang lebih dekat dan terbuka.
Bukan sekadar seremoni, peringatan kemerdekaan menjadi ruang untuk membangun kedekatan antara pemimpin dengan masyarakat. Kehadiran pemimpin di tengah masyarakat sekaligus menjadi simbol bahwa pembangunan tidak hanya berbicara tentang program dan angka, tetapi juga tentang komunikasi, kebersamaan dan rasa memiliki terhadap daerah.
“Kemerdekaan harus kita isi dengan kerja nyata, kebersamaan dan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” menjadi semangat yang tercermin dalam rangkaian peringatan HUT RI ke-81 di Kabupaten Takalar.
Suasana keakraban semakin terasa ketika Bupati Takalar kemudian berfoto bersama jajaran lingkup Pemerintah Kabupaten Takalar serta sejumlah tokoh masyarakat.
Momen tersebut menjadi gambaran suasana baru dalam pemerintahan Takalar, di mana hubungan antara pemerintah, masyarakat dan berbagai unsur daerah terus dibangun melalui komunikasi yang lebih dekat.
Peringatan HUT RI ke-81 pun tidak hanya menjadi momentum mengenang perjuangan para pahlawan, tetapi juga menjadi pengingat bagi seluruh jajaran pemerintahan untuk meneruskan semangat perjuangan melalui kerja, pelayanan dan pembangunan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Upacara pengibaran bendera tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda Takalar, pimpinan BUMN dan BUMD, jajaran OPD, tokoh masyarakat, tokoh agama, TNI-Polri, serta berbagai lapisan masyarakat.
Dari Lapangan Makkatang Dg Sibali, semangat kemerdekaan terasa semakin kuat. Merah Putih berkibar, kebersamaan terjaga, dan semangat membangun Takalar terus bergerak menuju perubahan yang lebih baik.
Bagi Takalar, HUT RI ke-81 bukan hanya tentang mengenang masa lalu, tetapi juga menjadi momentum menatap masa depan—dengan pemerintahan yang hadir lebih dekat, masyarakat yang semakin dilibatkan, serta semangat bersama untuk membawa daerah menuju Takalar yang semakin maju.
(Difkah)










