Jeneponto,15menit.com –Warga Desa Banrimanurung, Kecamatan Bangkala, Kabupaten Jeneponto, melakukan gotong royong memperbaiki jalan rusak yang sudah puluhan tahun tidak tersentuh perbaikan.
Perbaikan jalan dilakukan secara swadaya dengan menimbun lubang di sepanjang kurang lebih 2 kilometer. Ruas jalan tersebut meliputi wilayah Topa’, Allu Bodo hingga Pa’rangang Beru yang selama ini dikeluhkan warga karena kondisinya memprihatinkan.
Aksi gotong royong warga Banrimanurung ini sekaligus menjadi sindiran terhadap Pemerintah Kabupaten Jeneponto yang dinilai tidak serius menangani infrastruktur jalan di wilayah mereka.
Warga mengaku kecewa karena berbagai janji perbaikan jalan tidak pernah terealisasi. Padahal, pada momentum pemilihan kepala daerah (Pilkada) lalu, dukungan suara untuk Bupati terpilih H. Paris terbilang besar di wilayah tersebut.
“Ini bentuk sindiran kami kepada pemerintah kabupaten yang tidak peduli dengan kondisi jalan di kampung kami,” ujar salah seorang warga.
Tak hanya itu, warga juga mengancam akan melakukan aksi protes lanjutan jika tidak ada perhatian dari pemerintah.
Mereka berencana menanam pisang dan jagung di badan jalan sebagai simbol kekecewaan atas kondisi jalan rusak di Jeneponto yang tak kunjung diperbaiki.
(Difkah)












