MAKASSAR,15menit.com – Komitmen Pemerintah Kabupaten Takalar dalam mendukung program strategis nasional kembali ditegaskan. Bupati Takalar Mohammad Firdaus Daeng Manye menghadiri Seminar Desa/Kelurahan Merah Putih atau Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang digelar di Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, Selasa (4/8/2026).
Seminar yang diikuti para bupati dan wali kota se-Sulawesi Selatan tersebut menjadi forum penyamaan persepsi terkait penguatan ekonomi desa, swasembada pangan, serta implementasi Koperasi Desa Merah Putih sebagai pilar pembangunan ekonomi kerakyatan.
Hadir dalam kegiatan itu Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto, serta Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman.
Dalam pemaparannya, Zulkifli Hasan mengingatkan pentingnya seluruh pemangku kepentingan memahami secara utuh arah kebijakan pemerintah agar pelaksanaannya berjalan optimal.
“Yang penting masyarakat dan pemerintah daerah memahami dulu kebijakan pemerintah dengan utuh. Kalau belum paham lalu muncul salah paham, itu justru menyulitkan pelaksanaan program,” ujarnya.
Ia menegaskan, pemerintah menargetkan Koperasi Desa Merah Putih menjadi penggerak ekonomi desa yang mampu membuka lapangan kerja, memperkuat sektor pertanian dan perikanan, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Menurutnya, swasembada pangan merupakan prioritas nasional yang harus diwujudkan melalui keberpihakan kepada petani dan nelayan.
Selain itu, pemerintah juga mendorong pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih yang dilengkapi berbagai fasilitas pendukung seperti cold storage, pabrik es, balai lelang, tambatan perahu hingga SPBN agar daya saing nelayan semakin meningkat.
Zulkifli Hasan juga menjelaskan bahwa Koperasi Desa Merah Putih akan menjadi instrumen strategis pemerintah dalam menyalurkan berbagai program, mulai dari bantuan sosial, pupuk bersubsidi, LPG tiga kilogram hingga menjadi offtaker hasil produksi masyarakat desa ketika harga komoditas mengalami penurunan.
Sementara itu, Bupati Takalar Mohammad Firdaus Daeng Manye menegaskan kesiapan Pemerintah Kabupaten Takalar menyukseskan program tersebut dengan mengoptimalkan seluruh potensi desa yang dimiliki.
Menurutnya, Takalar memiliki kekuatan besar pada sektor pertanian, perikanan, dan kelautan yang akan semakin berkembang apabila ditopang oleh kelembagaan koperasi yang kuat dan profesional.
“Kami ingin seluruh desa dan kelurahan di Takalar mampu memanfaatkan Koperasi Desa Merah Putih sebagai penggerak ekonomi lokal, sehingga hasil pertanian, perikanan, dan usaha masyarakat memiliki akses pasar yang lebih kuat,” tegas Daeng Manye.
Ia menilai keberadaan koperasi akan memperpendek rantai distribusi, meningkatkan nilai tambah hasil produksi masyarakat, serta membuka peluang usaha baru di tingkat desa.
Daeng Manye juga berharap sinergi antara pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, dan pemerintah kabupaten terus diperkuat agar implementasi program berjalan maksimal dan manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Seminar diakhiri dengan sesi diskusi bersama para kepala daerah mengenai strategi pelaksanaan Koperasi Desa Merah Putih di masing-masing daerah.
Pemerintah Kabupaten Takalar memastikan akan terus mendukung kebijakan nasional yang berorientasi pada penguatan ekonomi desa, peningkatan kesejahteraan petani dan nelayan, serta percepatan terwujudnya swasembada pangan melalui kolaborasi lintas sektor.
(Difkah)












