Takalar,15menit.com – Upaya membantu petani mendapatkan akses permodalan yang aman dan terjangkau terus dilakukan BRI Takalar bersama Polres Takalar. Melalui kegiatan sosialisasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang digelar di Aula Polres Takalar, Selasa (12/5), ratusan petani jagung tampak antusias mengikuti edukasi pembiayaan usaha pertanian tersebut.
Kegiatan ini dihadiri Kapolres Takalar bersama jajaran, pihak BRI Takalar, serta sekitar 150 petani jagung dan kelompok tani dari berbagai wilayah di Kabupaten Takalar.
Sosialisasi tersebut menjadi langkah nyata dalam mendorong petani agar lebih memahami akses pembiayaan formal melalui program KUR BRI, sehingga tidak lagi bergantung pada pinjaman berbunga tinggi yang kerap memberatkan usaha mereka.
Dalam pemaparannya, pihak BRI menjelaskan berbagai kemudahan program KUR, mulai dari proses pengajuan, manfaat pembiayaan produktif, hingga pentingnya pengelolaan usaha dan keuangan yang sehat bagi petani.
Pemimpin Cabang BRI Takalar, Andri Wicaksono, bersama Manager Bisnis Mikro BRI Muhammad Taufiq menegaskan komitmen BRI dalam mendukung sektor pertanian sebagai salah satu penopang ketahanan pangan daerah.
“BRI terus berupaya memperluas akses pembiayaan kepada sektor produktif, termasuk petani jagung. Kami berharap melalui sosialisasi ini para petani semakin memahami manfaat KUR untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan usaha mereka,” ujarnya.
Kegiatan tersebut mendapat sambutan positif dari para petani. Mereka mengaku terbantu dengan adanya edukasi langsung terkait akses modal usaha yang selama ini dianggap sulit dijangkau.
Salah seorang petani peserta sosialisasi mengatakan bahwa program KUR menjadi harapan baru bagi petani kecil untuk mengembangkan usaha tanpa harus terjebak pinjaman dengan bunga tinggi.
“Kalau akses modal seperti ini dipermudah, tentu petani lebih tenang mengembangkan usaha. Apalagi kebutuhan pertanian sekarang semakin besar,” ungkapnya.
Sinergi antara BRI dan Polres Takalar ini juga dinilai mampu meningkatkan literasi keuangan masyarakat sekaligus membuka peluang bagi petani untuk naik kelas melalui akses pembiayaan yang legal, aman, dan produktif.
BRI menegaskan akan terus menjalankan perannya sebagai agent of development dengan menghadirkan layanan keuangan yang mampu mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya sektor UMKM dan pertanian di Kabupaten Takalar.
(Difkah)











