Pimpin Apel Gabungan, Bupati Daeng Manye Tekankan Disiplin ASN dan Layanan Sepenuh Hati 5S

TAKALAR,15menit.com – Bupati Takalar Ir. H. Mohammad Firdaus Daeng Manye, M.M., menegaskan pentingnya peningkatan kedisiplinan aparatur sipil negara (ASN) serta penerapan budaya pelayanan publik yang ramah, cepat, dan solutif melalui program Layanan Sepenuh Hati 5S.

Penegasan tersebut disampaikan saat memimpin Apel Gabungan lingkup Pemerintah Kabupaten Takalar yang berlangsung di Lapangan Upacara Kantor Bupati Takalar, senin (2/11/2026).

Apel gabungan rutin bulanan ini dihadiri Wakil Bupati Takalar, Sekretaris Daerah, para Staf Ahli, Asisten, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat se-Kabupaten Takalar, kepala bidang, kepala seksi, kepala puskesmas, kepala sekolah SD dan SMP, serta seluruh ASN dan staf lingkup Pemkab Takalar.

Sebelum apel dimulai, Bupati Daeng Manye melakukan pengecekan langsung terhadap kehadiran peserta di setiap barisan OPD. Kegiatan kemudian diawali dengan yel-yel penyemangat guna membangun motivasi dan meningkatkan semangat kerja seluruh aparatur pemerintah.

Dalam amanatnya, Daeng Manye menekankan dua hal utama yang harus menjadi perhatian seluruh jajaran pemerintah daerah, yakni peningkatan disiplin ASN dan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan kerja.

Menurutnya, apel gabungan bukan sekadar kegiatan seremonial atau rutinitas bulanan, melainkan menjadi sarana penting untuk menyampaikan informasi, arahan, serta berbagai isu strategis pemerintahan agar dapat dipahami dan ditindaklanjuti oleh seluruh jajaran hingga tingkat paling bawah.

“Apel gabungan ini kita laksanakan sekali dalam sebulan. Bagi saya, ini bukan sekadar rutinitas, tetapi merupakan sarana dan media saya selaku Bupati untuk sharing informasi dan isu-isu utama yang terjadi, untuk selanjutnya dilaksanakan sampai ke tingkat bawah,” ujar Daeng Manye.

Ia berharap tingkat kehadiran ASN pada pelaksanaan apel gabungan berikutnya semakin maksimal. Dengan demikian, seluruh aparatur dapat menerima informasi dan arahan pimpinan secara langsung, sehingga kebijakan serta program pembangunan daerah dapat berjalan selaras dan terkoordinasi.

Selain kedisiplinan, Bupati Daeng Manye juga kembali mengingatkan pentingnya implementasi program Layanan Sepenuh Hati 5S yang telah diluncurkan beberapa hari sebelumnya.

Program tersebut mengusung lima prinsip pelayanan, yakni Senyum, Salam, Sapa, Santun, dan Solusi, sebagai fondasi membangun budaya pelayanan publik yang lebih baik di Kabupaten Takalar.

“Beberapa hari yang lalu, saya telah melaunching Layanan Sepenuh Hati 5S, yaitu Senyum, Salam, Sapa, Santun, dan Solusi. Penerapan layanan ini untuk memberikan layanan prima kepada masyarakat, memberikan pelayanan yang cepat dan memberikan solusi jika masyarakat mengalami kendala dalam mengurus sesuatu,” tegasnya.

Ia menekankan bahwa penerapan 5S tidak boleh hanya menjadi slogan atau formalitas, tetapi harus diwujudkan dalam perilaku sehari-hari setiap ASN saat memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Melalui budaya pelayanan tersebut, seluruh aparatur diharapkan mampu menghadirkan pelayanan yang ramah, responsif, santun, dan memberikan kepastian solusi terhadap berbagai kebutuhan masyarakat.

Menurut Daeng Manye, pemerintah harus benar-benar hadir memberikan kemudahan bagi masyarakat. Karena itu, setiap perangkat daerah dituntut terus meningkatkan kualitas kinerja, menjaga kedisiplinan, serta membangun lingkungan kerja yang bersih dan nyaman.

Apel gabungan berlangsung khidmat dan tertib, kemudian ditutup dengan doa bersama untuk kelancaran pelaksanaan tugas pemerintahan serta keberhasilan pembangunan di Kabupaten Takalar.

Melalui penguatan disiplin dan penerapan Layanan Sepenuh Hati 5S, Pemerintah Kabupaten Takalar terus mendorong terwujudnya aparatur yang profesional, berintegritas, dan semakin dekat dengan masyarakat.

(Difkah)