Ikuti Wawancara Jamsostek Award 2026, Bupati Takalar Terima Sertifikat Peserta Terpilih

Bupati Takalar Mohammad Firdaus Daeng Manye menerima Sertifikat Penghargaan sebagai Peserta Terpilih Kabupaten Takalar pada rangkaian Wawancara Jamsostek Award Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2026 di Makassar, Senin (20/7/2026) malam. Sertifikat tersebut diserahkan langsung oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan Drs. H. Jufri Rahman, M.Si., sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi dan komitmen Pemerintah Kabupaten Takalar dalam penyelenggaraan program jaminan sosial ketenagakerjaan.

TAKALAR,15menit.com – Komitmen Pemerintah Kabupaten Takalar dalam memperluas perlindungan jaminan sosial bagi pekerja mendapat apresiasi dalam rangkaian Jamsostek Award Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2026.

Apresiasi tersebut ditandai dengan diterimanya Sertifikat Penghargaan sebagai Peserta Terpilih Kabupaten Takalar oleh Bupati Takalar, Mohammad Firdaus Daeng Manye, dalam tahapan wawancara Jamsostek Award 2026.

Kegiatan tersebut berlangsung di Hotel The Rinra, Jalan Metro Tanjung Bunga No. 2, Kecamatan Mariso, Kota Makassar, Senin (20/7/2026) malam.

Wawancara Jamsostek Award 2026 dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai 20 hingga 22 Juli 2026.

Bupati Takalar Mohammad Firdaus Daeng Manye hadir langsung mengikuti proses wawancara di hadapan tim juri. Ia didampingi Kepala Dinas Koperasi, UKM, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Takalar Syarief H serta Kepala Bidang Tenaga Kerja Salmawati.

Ketiganya duduk berdampingan selama proses wawancara yang membahas berbagai inovasi dan komitmen Pemerintah Kabupaten Takalar dalam memperluas cakupan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.

Sertifikat penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Drs. H. Jufri Rahman, M.Si.

Proses penilaian melibatkan tim juri dari berbagai unsur, di antaranya Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Makassar Muhammad Aras, Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan Jufri Rahman, serta sejumlah akademisi.

Dalam sesi wawancara, tim juri menggali berbagai kebijakan dan langkah strategis Pemerintah Kabupaten Takalar dalam meningkatkan kepesertaan serta implementasi program jaminan sosial ketenagakerjaan.

Materi penilaian menitikberatkan pada inovasi daerah dan komitmen pemerintah dalam memberikan perlindungan kepada tenaga kerja.

Usai mengikuti tahapan wawancara, Bupati Takalar Mohammad Firdaus Daeng Manye mengapresiasi proses penilaian yang dinilainya objektif karena melibatkan berbagai unsur profesional.

“Lengkap tim-tim jurinya, diketuai oleh Pak Ketua, Pak Sekda Provinsi Pak Jufri Rahman, dan beberapa tim dari berbagai akademisi,” ujar Daeng Manye.

Menurutnya, keterlibatan berbagai unsur dalam tim penilai menjadi ruang bagi pemerintah daerah untuk menyampaikan capaian dan inovasi secara terbuka berdasarkan program yang telah dijalankan.

Daeng Manye menegaskan, perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan tidak semata-mata berkaitan dengan pemenuhan indikator penilaian.

Lebih dari itu, program tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah memastikan para pekerja di Kabupaten Takalar mendapatkan rasa aman dan perlindungan dalam menjalankan aktivitasnya.

“Yang kami bangun bukan hanya angka kepesertaan, tetapi juga sistem pelayanan yang mampu menjangkau lebih banyak pekerja sehingga manfaat perlindungan benar-benar dirasakan masyarakat,” katanya.

Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Takalar akan terus memperkuat kolaborasi bersama BPJS Ketenagakerjaan, dunia usaha, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.

Kolaborasi tersebut diharapkan mampu memperluas cakupan perlindungan jaminan sosial bagi para pekerja di Kabupaten Takalar.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, UKM, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Takalar Syarief H menegaskan komitmennya untuk terus mendukung program-program Bupati Takalar yang berpihak kepada kepentingan masyarakat.

“Kami selalu mendukung penuh program Bupati Daeng Manye yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, termasuk memperkuat perlindungan jaminan sosial bagi para pekerja di Kabupaten Takalar,” ujarnya.

Melalui keikutsertaan dalam Jamsostek Award 2026, Pemerintah Kabupaten Takalar berharap berbagai inovasi dan komitmen yang telah dijalankan dapat memperkuat perlindungan tenaga kerja sekaligus mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik di daerah.

(Difkah)