Wabup Takalar Pimpin Upacara Hari Koperasi ke-79, Tegaskan Koperasi Jadi Motor Penggerak Ekonomi Rakyat

TAKALAR,15menit.com – Pemerintah Kabupaten Takalar menggelar Upacara Peringatan Hari Koperasi ke-79 Tingkat Kabupaten Takalar di Lapangan Upacara Kantor Bupati Takalar, Senin (13/7/2026).

Upacara berlangsung khidmat dengan mengusung tema “Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya.”

Wakil Bupati Takalar, H. Hengky Yasin, S.Sos., M.M., bertindak sebagai Inspektur Upacara. Kegiatan tersebut turut dihadiri Bupati Takalar Ir. H. Mohammad Firdaus Daeng Manye, M.M., unsur Forkopimda, anggota DPRD, Sekretaris Daerah, para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pengurus dan pengawas koperasi, pengelola, karyawan koperasi, serta jajaran ASN lingkup Pemerintah Kabupaten Takalar.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati membacakan amanat Menteri Koperasi Republik Indonesia, Dr. Ferry Juliantono, S.E., Ak., M.Si., yang menegaskan bahwa peringatan Hari Koperasi bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum strategis untuk memperkuat kembali peran koperasi sebagai sokoguru perekonomian nasional.

Menurutnya, di tengah dinamika ekonomi global dan berbagai tantangan yang dihadapi masyarakat, koperasi harus semakin mampu menjadi penggerak ekonomi rakyat melalui pertumbuhan yang inklusif, adil, dan berkelanjutan.

“Di tengah berbagai tantangan, koperasi harus semakin berdaya dalam memperkuat ekonomi rakyat dan mewujudkan pertumbuhan yang inklusif serta berkeadilan,” ujar Hengky Yasin saat membacakan amanat Menteri Koperasi.

Dalam amanat tersebut juga ditegaskan bahwa gagasan Bung Hatta sebagai Bapak Koperasi Indonesia tetap relevan hingga saat ini. Koperasi tidak hanya dipandang sebagai badan usaha semata, tetapi sebagai wadah usaha bersama yang dibangun atas semangat gotong royong, tolong-menolong, dan asas kekeluargaan yang menjadi fondasi demokrasi ekonomi Indonesia.

Pemerintah, lanjutnya, terus memperkuat posisi koperasi sebagai instrumen strategis pembangunan nasional melalui berbagai kebijakan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, salah satunya dengan pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang diproyeksikan menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat di seluruh Indonesia.

Disebutkan bahwa hingga saat ini telah terbentuk lebih dari 80.000 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, dengan lebih dari 1.061 koperasi telah mulai beroperasi. Kehadiran KDKMP diharapkan mampu memperpendek rantai distribusi, memperluas akses pembiayaan, meningkatkan pemasaran produk lokal, sekaligus mendekatkan pelayanan ekonomi kepada masyarakat.

Selain itu, pemerintah juga memberikan apresiasi terhadap tumbuhnya koperasi-koperasi modern yang digerakkan generasi muda di berbagai sektor, mulai dari ekonomi kreatif, industri gim, perfilman, komunitas kreatif, petani milenial, hingga startup digital.

Pemerintah daerah bersama seluruh gerakan koperasi diharapkan terus melakukan pembinaan dan pendampingan agar semakin banyak koperasi yang profesional, inovatif, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta mampu bersaing di tingkat nasional maupun global.

Mengakhiri amanat Menteri Koperasi, Wakil Bupati mengajak seluruh insan koperasi untuk terus memperkuat tata kelola organisasi yang sehat, transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan anggota.

Menurutnya, kekuatan koperasi terletak pada kepercayaan, partisipasi aktif anggota, serta semangat gotong royong yang menjadi modal utama dalam menghadapi tantangan ekonomi masa depan.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Takalar bersama Wakil Bupati, Forkopimda, dan Sekretaris Daerah juga menyerahkan penghargaan kepada sejumlah koperasi berprestasi di Kabupaten Takalar.

Penghargaan diberikan kepada Koperasi Unit Desa (KUD) Bulukunyi sebagai KUD Paling Aktif Beroperasi yang diketuai Drs. H. Muh. Dahlan Tompo. Sementara Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) Handayani yang diketuai Drs. Syamsuddin Ella menerima penghargaan sebagai Koperasi Tercepat Melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT).

Adapun Koperasi Petani Tebu Cinta Manis yang diketuai H. Muh. Jabir Bonto meraih penghargaan sebagai Koperasi yang Bermitra dengan Petani, atas kontribusinya dalam memperkuat kemitraan dan meningkatkan kesejahteraan petani.

Peringatan Hari Koperasi ke-79 ini diharapkan menjadi momentum memperkokoh eksistensi koperasi sebagai pilar pembangunan ekonomi daerah yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis kerakyatan, memperluas kesempatan usaha, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Takalar melalui semangat kebersamaan, kemandirian, dan gotong royong.

(Difkah)